DPP SAPMA PJBB Unjuk Rasa di Kejari Kab.Toba Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Proyek Taman Wisata Olahraga T.A 2024


 Toba,-

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat SAPMA Pejuang Batak Bersatu (PJBB) Devin Hutabarat S.Kom beserta seluruh pengurus melakukan aksi unjuk rasa di 2 (dua) tempat yakni di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Toba dan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba Terkait adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan dan jabatan serta berpotensi merugikan uang negara pada pada pembangunan proyek di Lokasi Tempat Wisata Olahraga di Desa Lumban Pea Kecamatan Balige Kab.Toba Provinsi Sumatera Utara,Kamis.12 Februari 2026.


Ketua Umum SAPMA PJBB Devin Hutabarat S.Kom dalam orasinya menegaskan, Pembangunan Taman Wisata Olahraga T.A 2024 dengan pagu anggaran Rp.2.965.500.000,00 dinilai tidak sesuai Spesifikasi dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB), terlihat dari foto/dokumentasi pada pembangunan tersebut diduga kuat asal jadi.


"Menurut informasi dan investigasi di lapangan pembangunan proyek tersebut berpotensi akan mengalami kerugian uang negara, dengan menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah kita menilai proyek dengan nilai pembangunan 2 Miliar sudah sepantasnya akan lebih mewah dan punya standardisasi Nasional, namun kenyataannya sangat disayangkan diluar dari perkiraan yang kita bayangkan".Ungkap Devin.


Adapun beberapa tuntutan  dari Pengurus Dewan Pimpinan Pusat SAPMA Pejuang Batak Bersatu (PJBB) diantara lain :


*Meminta Bapak Kapolres Kab. Toba dan Bapak Kajari Kab. Toba untuk melakukan pemanggilan serta pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba, Kabid Pelaksana Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba dan Pemenang Proyek CV. Athalia Sinergi untuk dimintai keterangan terkait Realisasi Penggunaan Anggaran Tahun 2024 mengenai Pembangunan Taman Wisata Olahraga di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba.


*Mendesak Bapak Kapolres Kab. Toba dan Bapak Kejari Kab. Toba untuk menginvestigasi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba, Kabid Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba dan CV. Athalia Sinergi untuk Menjelaskan secara Detail RAB Mengenai Pembangunan Taman Wisata Olahraga Kab. Toba yang kami duga didalamnya terindikasi Korupsi. 


*Meminta KPK-RI untuk memeriksa harta Kekayaan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba, Kabid Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba, dan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Toba.


*Meminta Bapak Bupati Kab. Toba untuk Evaluasi Jabatan Terhadap Bawahannya. 

* Para APH jangan Tebang Pilih dalam menegakkan Hukum.


Ditanggapi langsung Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Toba menyampaikan, Ucapan terimakasih banyak kepada adik-adik yang melakukan aksi unjuk rasa damai di depan kantor Kejaksaan Negeri Kab.Toba, tuntutan massa aksi akan segera kita proses, kita juga menyarankan agar adik-adik memasukkan laporan Dumas ke Kantor PTSP yang sudah kita sediakan, agar kami dapat mendalami aduan dari adik-adik tersebut untuk segera kita lakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut.


Dewan Pimpinan Pusat SAPMA Pejuang Batak Bersatu (PJBB) akan berjanji akan terus mengawal proses persoalan tersebut hingga menemui titik terang, kami akan kembali lagi dengan aksi jilid II dengan jumlah massa jauh lebih besar dengan tuntutan yang sama, kami juga akan melayankan laporan Dumas ke Kantor Kejaksaan Negeri Kab.Toba.(tim)


Posting Komentar

0 Komentar