Langkat,-
Rentetan masalah infrastruktur di Dinas PUTR Langkat terus merebak. Ini merupakan rapor merah bagi Pemerintah Kabupaten Langkat,khususnya di bidang Bina Marga Dinas PUTR Langkat.
Masalah tersebut tidak lepas dari peran dan tanggung jawab Kabid Bina Marga yang di duga selalu mengedepankan kepentingan pribadinya dibandingkan kualitas infrastruktur dan nasib rakyat banyak.
Kamis 9 juli 2026 menjadi tanda tanya besar bagi publik, saat Kabid Bina Marga dikirimkan berita terkait posisi jabatan yang diembannya layak dicopot maka respon dari oknum Kabid tersebut malah bersyukur.
Benarkah rasa syukur itu, atau hanya respon tak peduli? Ini seharusnya bisa menjadi dasar Plt. Bupati Langkat untuk segera mencopot Kabid Bina Marga yang diduga mendirikan kerajaan sendiri di Dinas PUTR Langkat guna meraih keuntungan pribadi.
Banyak isu-isu miring terkait mirisnya kinerja oknum Kabid tersebut sejak menjadi Kabid di Bina Marga Dinas PUTR Langkat.
Beberapa contoh isu-isu yang belakangan santer terjadi adalah melepaskan tanggung jawab kepada bawahan saat ada masalah, namun mengambil tanggung jawab saat ada keuntungan.
Pihak rekanan juga diduga banyak yang merasa dipersulit saat berurusan dengan oknum Kabid tersebut.
FOKUSMAKER Langkat dan LSM MAKSI akan terus mengkritisi kinerja oknum Kabid Bina Marga tersebut sampai Plt. Bupati Langkat mencopotnya dari jabatan tersebut.
Ini bisa menjadi preseden buruk buat janji politik Plt. Bupati Langkat apabila mempertahankan oknum kabid yang diduga tidak bertanggung jawab tersebut.
FOKUSMAKER Langkat dan LSM MAKSI juga mendesak pihak Kejatisu untuk memanggil ulang oknum Kabid tersebut terkait permasalahan yang dulu diterimanya.
Sudah selayaknya Kejatisu tegas terhadap oknum-oknum seperti itu.(TIM)

0 Komentar