Diduga Ada Skandal KKN di BBPJN dan BP2JK Sumut, PP HMPPKM Gelar Aksi Demo di Gedung KPK-RI


 JAKARTA,– 

Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kota Medan (PP-HMPPKM) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) di Jakarta, hari Senin 25 Mei 2026. 

Aksi ini didasari oleh kuatnya dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Sumatera Utara dan Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Sumatera Utara.

Massa aksi menyoroti beredarnya kabar mengenai salah seorang oknum pegawai BBPJN Sumut bernama Rahmad Parulian yang diduga melakukan rangkap jabatan. Rekam jejak oknum tersebut juga dipertanyakan, karena sebelumnya sempat terseret dalam kasus korupsi proyek Jalan Sipiongot yang berbatasan dengan Kabupaten Labuhanbatu.

Tidak hanya itu, PP-HMPPKM mengungkapkan adanya temuan baru terkait dugaan kecurangan dalam proses tender pengadaan. Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun, terdapat indikasi KKN yang kuat di balik pembatalan proyek secara sepihak, padahal proyek tersebut seharusnya sudah dimenangkan oleh PT MIS. 

Pembatalan ini diduga kuat melibatkan permainan oknum di BP2JK Wilayah Sumatera Utara. Menyikapi situasi tersebut, PP-HMPPKM menyampaikan tuntutan tegas kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang baru saja dilantik.

Mereka mendesak agar pimpinan Korps Adhyaksa Sumut yang baru tersebut bersikap proaktif, memperketat pengawasan, dan tidak kecolongan oleh praktik-praktik KKN yang tersistem di tubuh BBPJN dan BP2JK Wilayah Sumatera Utara.

"Kami meminta kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang baru saja diberikan amanah agar tidak kecolongan terjadinya KKN di BBPJN dan BP2JK wilayah Sumatera Utara". 

Maka dari itu, kami Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kota Medan (PP-HMPPKM) berunjuk rasa hari ini di depan KPK-RI demi penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Kota Medan," Pungkas Saiful Ketua DPP Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kota Medan, di sela-sela aksi.

PP-HMPPKM menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan meminta KPK-RI untuk segera memanggil serta memeriksa pihak-pihak terkait demi menyelamatkan uang negara dan mewujudkan pemerintahan yang bersih di Sumatera Utara.(andry)


Posting Komentar

0 Komentar